1. Produk SEJABA (Selai Jagung Bajeman).
Selai Jagung Bajeman atau biasa kami sebut dengan Sejaba adalah selai yang dibuat disalah satu Desa Bajeman di Kecamatan Tragah Bangkalan. Jagung merupakan salah satu potensi desa Bajeman yang dimana jagung merupakan makanan pokok sehari-hari. Kadang ada yang menyebutnya beras jagung, yang menurut masyarakat madura dengan adanya campuran jagung dapat menahan rasa lapar lebih lama. Jagung adalah tanaman yang mengadung karbohidrat. Tanaman jagung tidaklah sulit untuk kita menemui tanaman tersebut, sebab didaerah pedesaan sering menanam tanaman jagung.

Dari tanaman jagung tersebut tanamannya bisa di produksi menjadi berbagai jenis olahan salah satunya yang kami proses yakni selai. Yang biasanya selai hanya dibuat dengan rasa melon, strawberry, jeruk, coklat, anggur. Kini dari desa Bajeman menghadirkan rasa baru yang mungkin belum  ada di pasaran yakni Selai Jagung. Selai adalah bahan dengan konsisten gel yang atau semi gel yang dibuat dari sari buah. Untuk pemanfaatan selai kita menggunakan dari air pati jagung.

2. Produk KUDABU (Kerupuk Daun Bambu).
Krupuk daun bambu atau yang kami sebut KUDABU adalah makanan ringan yang berbahan dasar daun bambu. Saat ini, banyak yang masih menganggap tabu pemanfaatkan daun bambu sebagai olahan makanan. Tidak seperti rebungnya yang sudah lumrah dimasak sebagai sayur, daun bambu selama ini hanya dimanfaatkan sebagai makan ternak, padahal daun bambu memiliki banyak kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan. Bahkan, di China dan Amerika sudah lama menjadikan daun bambu menjadi teh.

Salah satu kandungan yang terdapat pada daun bambu adalah zat flavon. Zat flavon ini sendiri memiliki manfaat sebagai salah satu sumber anti-oksidan sekaligus penghambat oksidasi xantin menjadi asam urat. sedangkan mikroelemennya baik untuk menurunkan lemak darah serta kolestrol. Selain zat flavon, kandungan lain yang terdapat pada daun bambu adalah polisakarida, asam amino, klorofil, dll. Daun bambu memiliki banyak khasiat antara lain; meningkatkan sistem imun, melancarkan saluran kemih, menurunkan kolesterol, sebagai suplemen, mengobati asam urat, menangkal radikal bebas, memperbaiki sel darah merah, menyehatkan jantung, menyehatkan limpa, dan menyehatkan hati.

Melihat banyaknya manfaat dari daun bambu diatas, serta melimpahnya potensi tanaman bambu yang banyak ditemukan di desa Bajeman, maka kami memilih memanfaatkan daun bambu sebagai olahan makanan ringan.

3. Produk PUJANGGA (Kerupuk Jagung Bajeman).
Pujangga adalah sejenis makanan yang terbuat dari campuran adonan tepung dan ampas jagung, yakni Kerupuk Jagung Bajeman. Kerupuk merupakan jenis makanan yang sangat diminati masyarakat luas. Pemanfaatan jagung sebagi bahan baku industri akan memberi nilai tambah, dengan adanya kerupuk ini dapat memberikan inovasi yang baru terhadap produk jagung.

Hasil Produk Yang Telah Dibuat (SEJABA, KUDABU, PUJANGGA)

Hasil Produk Unggulan (Meliputi Cara Pembuatan Dan Hasil Kemasan)


Iklan Singkat Salah Satu Produk Kerupuk Daun Bambu (KUDABU)




Kabar Desa-07 Agustus 2018, pukul 07.00.  Kelompok KKN 82 Universitas Trunojoyo Madura mengadakan bersih desa di Desa Bajeman,  yang dilakukan bersama warga, karang taruna Desa Bajeman, Bapak Suko Kapolsek Tragah dan Bapak Yudi Babisa. Bersih Desa ini dimulai dari Dusun Bangbatoh sampai dengan perbatasan Dusun Masjid. Bersih desa ini dilakukan dari memotong rumput yang berada di pinggir jalan, membersihkan sampah dan memotong pohon yang mengarah kejalan yang dilakukan dari pukul 07.00 WIB s/d pukul 11.00 WIB.

Bersih desa ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan memupuk rasa gotong royong antar warga desa Bajeman. Selain itu agar desa Bajeman  sendiri menjadi lebih asri dan indah  karena  nantinya akan digunakan sebagai  jalur utama untuk kegiatan gerak jalan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI.



Kabar Desa - 5 Agustus 2018, pukul 08.00. Narkoba merupakan singkatan dari narkotika atau obat yang berbahaya, namun narkoba juga memiliki  manfaat yaitu untuk membius pasien saat operasi namun jika narkoba disalah gunakan maka dapat merugikan penggunanya.  Dampak dari penyalahgunaan narkoba terhadap fisik antara lain gangguan pada sistem saraf, gangguan pada kulit, gangguan pada paru-paru, gangguan pada jantung dan pembuluh darah, sering sakit kepala, mual, dan muntah-muntah. Dampak pada psikis antara lain lamban kerja, sering tegang dan gelisah, hilang kepercayaan diri, penuh curiga, tingkah laku yang brutal, cenderung menyakiti diri sendiri, perasaan kesal dan tertekan. Kemudian dampak pada lingkungan sosial antara lain gangguan mental, anti sosial, dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan, merepotkan dan menjadi beban keluarga, pendidikan menjadi terganggu, masa depan suram.


Untuk mengantisipasi adanya penyalahgunaan narkoba Kelompok KKN Tematik 82 mengadakan penyuluhan terkait bahaya narkoba di Desa Bajeman Kecamatan Tragah dengan pemateri yaitu Bapak Alim Kurniawan dan Bapak Ubaidillah dari Kapolsek Tragah. Penyuluhan ini diadakan di kediaman pak Kholilur selaku kepala desa Bajeman. Dengan adanya penyuluhan  ini diharapkan masyarakat Desa Bajeman dapat mengetahui tentang bahaya narkoba  dan terhindar dari penyalahgunaan narkoba.


Pada tanggal 3 Agustus 2018 pukul 13.00 di rumah Bapak Kholilur Rohman selaku Bapak Kepala Desa Bajeman, kelompok KKN Tematik 82 Universitas Trunojoyo Madura memberikan pelatihan tentang Krupuk Daun Bambu (KUDABU), Selai Jagung Bajeman (SEJABA) dan Krupuk Jagung Bajeman (PUJANGGA) kepada masyarakat Desa Bajeman. Pelatihan ini dihadiri oleh ibu-ibu dan karang taruna putri dari Desa Bajeman.  Dengan adanya pelatihan pembuatan krupuk dan selai diharapkan masyarakat Desa Bajeman dapat memanfaatkan daun bambu maupun jagung agar memiliki nilai jual yang tinggi.

Adapun bahan-bahan pembuatan daun bambu:
·         Daun Bambu
·         Tepung Terigu 2 sdm
·         Tepung Kanji  4 sdm
·         Bawang putih
·         Merica
·         Garam dan penyedap
·         Daun Bambu
·         Kapur sirih
·         Pengembang Krupuk
Cara memasak:
1. Menyiapkan air sari daun bambu dengan cara:
·      Merebus daun dalam air kapur selama 5-10 menit. Setelah itu, tiriskan dan cuci bersih
·      Blender daun bambu
·      Peras daun bambu yang sudah dihaluskan, ambil sarinya
2. Menyiapkan bumbu dengan menghaluskan bawang putih, merica, garam, dan penyedap
3. Campurkan tepung terigu dan tepung kanji, bumbu
4. Tambahkan air sari daun bambu yang sudah dipanaskan, aduk hingga rata
5. Tambahkan pengembang krupuk
6. Masukkan ke dalam plastic es, kemudian rebus selama 15-20 menit
7. Angkat dan dinginkan
8. Iris tipis, dan krupuk siap dijemur


Bahan-bahan pembuatan selai jagun:
·         Jagung manis 2 buah
·         Jeruk peres 2 buah
·         Madu 1 sachet
·         Gula 8 sendok makan
·         Kayu manis ½ batang
Cara memasak :
1.    Bersihkan jagung manis dari kulit jagung dan bulu jagung hingga bersih
2.   Cuci jagung hingga bersih
3.   Parut jagung dan peras, lalu sisihkan
4.   Siapkan semua bahan
5.   Tuangkan sari jagung ke wajan penggorengan, lalu masak dengan api sedang
6.   Masak hingga matang dengan kekentalan selai sudah cukup
7.   Lalu siapkan toples untuk tempat penyimpanan selai
8.   Lalu hidangkan selai jagung dengan roti atau bisa dipanggang   


Bahan-bahan krupuk jagung “
·         Ampas Jagung
·         Tepung Terigu
·         Tepung Kanji
·         Bawang Putih
·         Merica
·         Garam
·         Minyak Goreng
·         Penyedap Rasa
·         Pengembang
Cara memasak :
1.      Haluskan bawang putih, merica, garam. Lalu sisihkan
2.      Siapkan tepung terigu, tepung kanji  dan ampas jagung
3.   Siapkan baskom, campurkan ampas jagung, tepung terigu dan tepung kanji  dan bumbu yang sudah dihaluskan
4.      Aduk semua bahan dengan air hangat, hingga kekentalannya cukup
5.       Masukkan ke plastik
6.      Kemudian rebus hingga matang
7.      Jika sudah matang, angkat tunggu hingga dingin
8.      Lalu iris tipis-tipis letakkan diatas nampan / lengser
9.      Lalu jemur di bawah terik matahari
10.  Setelah kering , krupuk siap digoreng dengan minyak mengambang
11.  Tiriskan, lalu siap di pasarkan 


Kabar Desa - 3 Agustus 2018, pukul 13.00. Setiap mahasiswa yang menempuh matakuliah KKN harus memiliki program unggulan yang harus dilaksanakan, yang dimana program tersebut program kerja unggulan pertama yang harus lancar dan sukses dalam menjalalankannya. Program unggulan dari Kelompok KKN Tematik 82 Universitas Trunojoyo Madura adalah pelatihan pembuatan krupuk daun bambu dan selai jagung, dari program unggulan tersebut terciptalah program baru yaitu krupuk jagung.
Bagian dari daun bambu dan jagung yang dapat dibuat menjadi krupuk adalah sarinya, yang dimana sari daun bambu tersebut dapat menghasilkan warna hijau pada krupuk dan rasa khas dari daun bambu. Dan dari sari jagung sendiri juga dapat memberikan warna alami yaitu warna kuning pada krupuk dan rasa jagung yang melekat. Krupuk jagung sendiri bahan utamanya adalah ampas jagung dari pembuatan selai jagung. Dan keduanya memiliki kasiat yang bermanfaat bagi tubuh. Alasan Kelompok KKN Tematik 82 memilih program kerja tersebut adalah karena di Desa Bajeman sendiri banyak petani yang menanam jagung dan banyak pohon bambu disetiap kebun maupun dipinggir jalan. Jagung sendiri jika dijual mentahan nilai jualnya sangat rendah dan daun bambu di Desa Bajeman sangat banyak yang dimana masyarakat Desa Bajeman sendiri tidak mengetahui manfaat dari daun bambu itu sendiri, sehingga dengan adanya inovasi dari mahasiswa KKN 82 diharapkan dapat mampu menambah nilai ekonomis dari potensi desa yang dihasilkan dari Desa Bajeman tersebut. Dengan demikian diharapkan dapat menambah penghasilan masyarakat di Desa Bajeman.





Kabar Desa 30 Juli, pukul 08.00. Manusia dan alam merupakan satu kesatuan, yang dimana keduanya seakan tidak bisa lepas satu sama lain, kebersihan desa merupakan hal yang terpenting karena dengan desa yang bersih akan membuat kenyamanan bagi masyarakat. Maka dari itu Kelompok KKN Tematik 82 melakukan bersih desa di Desa Bajeman.  Bersih desa ini dilakukan dijalan masuk menuju Masjid Jami’ Al Khaliliyah,  selain jalan juga membersihkan selokan yang berada disekitar jalan masuk Masjid Jami’ Al Khaliliyah.


Bersih desa ini dilakukan dengan tujuan agar masyarakat Desa Bajeman dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman, dapat terhindar dari penyakit dan dengan adanya bersih desa yang dilakukan oleh Kelompok KKN Tematik 82 ini bisa memberikan contoh pada masyarakat. Dan diharapkan masyarakat Desa Bajeman sadar dan lebih semangat lagi untuk bersih” desa secara rutin.



Kabar Desa 31 Juli 2018, pukul 08.00. Kelompok KKN Tematik 82 Universitas Trunojoyo Madura membantu  pihak puskesmas untuk  memberikan imunisasi  difteri, imunisasi difteri yang dibantu oleh Kelompok KKN Tematik 82 di Desa Bajeman ini dilakukan pada tiga SDN yaitu SDN Bajeman 1, SDN Bajeman 2 dan SDN Bajeman 3. Tujuan dari imunisasi difteri  adalah untuk mencegah adanya penyakit infeksi bakteri yang biasanya menyerang selaput lendir pada hidung serta tenggorokan. 


Efek samping dari imunisasi difteri yang dapat muncul adalah demam ringan, bengkak pada bagian suntikan, kulit pada bagian suntikan menjadi merah dan sakit, anak terlihat lelah dan anak menjadi rewel. Dengan adanya kegiatan membantu pihak puskesmas untuk imunisasi difteri merupakan wujud kepedulian terhadap kesehatan terhadap anak-anak. Dan diharapkan dengan adanya kegiatan imunisasi difteri masyarakat mengerti bahwa kesehatan itu penting dan lebih baik mencegah dari pada mengobati.